PEMBANGUNAN IBUKOTA BARU DIMULAI TAHUN INI

Share

[Sassy_Social_Share type="floating"]

Pemerintah berencana memulai pembangunan ibu kota baru di Kalimantan Timur (Kaltim) tahun ini. Infrastruktur yang pertama dibangun ialah Istana Negara, jalan, dan bendungan.

Hal itu dinyatakan oleh Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI pada 17 Maret lalu.

Pada 2019, pemerintah memprediksi pembangunan ibu kota baru membutuhkan dana Rp 466 triliun. Lalu, dari mana dana tersebut diperoleh?

Menurut Anggota Komisi XI DPR RI Hendrawan Supratikno dari fraksi PDIP, dalam pembahasan ibu kota baru dengan pemerintah, biaya pembangunannya dipastikan tak akan membebani APBN.

“Dulu sebelum pandemi COVID-19 sudah sempat disampaikan kepada Komisi XI. Intinya tidak akan membebani APBN,” ungkap Hendrawan dikutip dari detikcom, Senin (29/3/2021).

Dilain kesempatan, Pengamat Properti Panangian Simanungkalit mengungkapkan bahwa pendanaan pembangunan kotabaru di kalimantan timur itu rencananya sebagian besar (90%) dari Rp. 466 Triliun itu dibayai oleh investor.

“Selebihnya 10% akan dibayai dari APBN. Pembiayaan dari investor itu akan melibatkan lembaga pembiayaan indonesia ( LPI ), yang baru saja dibentuk oleh pemerintah.” ujarnya, Selasa 30/03/2021.

Menurutnya, LPI akan berperan untuk menjaring pendanaan dari para investor global maupuj lokal, yang tertarik dengan pengembangan proyek2 infrastrukur yamg besifat jangka panjang (10-25 tahun ) di indonesia.

“Beberapa penyesuaian pun harus dilakukan meliputi perencanaan tata ruang kota, perencanaan biaya pembangunan kota dan pembutan rencana detil pengembangan kota.” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *