SEDANG PANDEMI, SAAT YANG TEPAT UNTUK BELI RUMAH KEDUA?

Share

[Sassy_Social_Share type="floating"]

Senior Manager BRI, Andi Halim, menilai saat ini merupakan waktu yang tepat bagi milenial atau masyarakat untuk berinvestasi pada properti. Salah satunya karena meski di tengah pandemi Covid-19, justru saat ini harga properti sedang turun.

“Tren untuk investasi properti di Indonesia sekarang sedang sangat bagus-bagusnya. Karena sedang terjadi penurunan harga untuk semua rumah, baru ataupun bukan,” kata Andi dalam Edutainment Talkshow Vol. 3 hanya di KPR BRI Virtual Expo di Vidio.com pada Sabtu (6/3/2021).

Selain itu, katanya, jika konsumen juga bisa berinvestasi pada properti untuk rumah kedua ini juga merupakan momen yang tepat mengingat sedang terjadi penurunan harga. Rumah tersebut nanti bisa disewakan, sehingga bisa mendapatkan pemasukan.

Merespons hal tersebut, Panangian Simanungkalit, pengamat properti sekaligus CEO Panangian School of Property mengungkapkan jika dilihat dari timingnya saat ini adalah waktu yang tepat membeli rumah terutama untuk kalangan milenial yang baru pertama kali dalam membeli rumah ( first time home buyer ). Tetapi maslalah utama dalam pembelian rumah di indonesia saat ini adalah masih tingginya tingkat suku bunga saat ini di indonesia, bila dibandingkan dengan di luar negeri.

“Di indonesia rata2 tingkat suku bunga KPR sekitar 10%. Padahal tungkat bunga acuan dari BI sudah turun jauh dari sekitar 6%, menjadi saat ini hanya 3,5 %, tetapi tingkat suku bunga KPR masih tetap saja berrahan di 10%. Bandingkan di singapura hanya 2,5%, malaysia 3,5% philipiana juga sekitar 4%.” ungkapnya saat diskusi virtual, Rabu 10/03/21.

Akibat hal tersebut, Beliau berujar kalangan milenial seperti bekerja keras hanya untuk membesarkan bank. Contohnya jika kalangan milenial membeli rumah seharga IDR 500 jt dengan cicilan selama 20 tahun, maka biaya seluruh bunganya bahkan bisa lebih besar dari harga rumahnya.

“Artinya para milenial seperti bekerja keras untuk membesarkan bank saja. Sehingga dengan bunga yang msh tinggi seperti sekarang, maka kalangan milenial lebih disarankan untuk menyewa rumah saja smenentara waktu, karena sewa rumah hany sekitar 1,5-2% per tahun dari harga rumahnya.” ungkapnya.

Dia juga memaparkan jika timingnya sekarang karena harga-harga properti sedang tertekan kebawah. Artinya bukan membeli rumah utk tempat tinggal, tetapi membali sebuah properti dengan down payment 10%, selebihnya 90% dibiayai melalui kpr dari perbankan, kemudian propertinya disewakan, selanjutnya sewanya di usahakan supaya bisa menutupi cicilan kpr nya.

“Setelah lima tahu kemudian capital gainnya sudah 100%, artinya harga propertinya jadi 2 kali lipat, sehingga bisa dijual. Nah persoalannya bagaimana cara memilih dan menemukan properti seperti itu ? Itulah yang harus dipelajari terlebih dulu sebelum membeli properti dengan tujuan berinvestasi.” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *