Share
[Sassy_Social_Share type="floating"]Sekali lagi, berita tentang kehidupan dan perilaku orang-orang superkaya atau crazy rich dalam kategori Ultra High Net Worth Individual (UHNWI) selalu menarik untuk diselisik.
Sebab, Para miliarder yang jumlahnya cuma 1 persen dari total populasi global ini digadang punya peran sentral dalam menentukan kondisi dan kinerja pasar.
Seperti dikatakan Global Head of Reserach Knight Frank Liam Bailey, jika pemangku kebijakan dan investor memiliki wawasan yang kurang tentang perilaku mereka, berisiko menyebabkan kesalahan serius dalam membaca tren ekonomi.
Hal ini tentu menarik untuk ditelisik, sebab para Crazy Rich ini kebanyakan menghabiskan uang mereka untuk berinvestasi pada sektor Properti.
Menanggapi hal tersebut, pakar properti Panangian Simanungkalit memaparlan bahwa hampir semua orang kaya dimuka bumi ini, pastilah menyenangi properti, apakah sebagai rumah tinggal, (rumah dan apartemen ), atau sebagai tempat usaha ( ruko, kios, ruang kantor dan ritel) bahkan sebagai tempat berlibur (hotel, resort dan villa) Orang-orang kaya itu menjadikan properti itu sebagai simbol status sosial dan kemapanan.
“Selain itu juga sebagai tempat menyimpan uang di real asset, (tanah dan bangunan), bukan di paper aset saja seperti surat berharga, obligasi, dan saham.” ujarnya Sabtu, 6 Maret 2021.
Menurutnya, orang-orang kaya dimuka bumi ini, menyimpan uangnya dan kekayaaanya hampir sekitar sepertiga pada real asset atau properti.
“Setengah dari kekayaan mereka itu berada pada investasi dalam bisnis tertentu. dan sebagian lainnya mereka menyimpan uang pada paper asset, sperti saham, obligasi dan reksadana.” tutupnya.
