PERTUMBUHAN SEKTOR PROPERTI TAHUN 2021

Share

[Sassy_Social_Share type="floating"]

Pertumbuhan sektor properti tahun 2021 akan berada di 4,5-5%. Artinya sekitar dua sampai 2,5 kali lipat dari pertumbuhan sektor properti di thn 2020, yang diperkirakan hanya tumbuh 1,6%.

“Tren pertumbuhan sektor properti thn 2021, diperkirakan akan jauh lebih membaik dibandingkan thn 2020. Disisi lain, pasar perkantoran, hotel dan ritel, masih akan mengalami tekanan sepanjang tahun 2021, ” ungkap Pengamat Properti, Panangian Simanungkalit saat ditemui, 8/2/2021.

Pertama, Pasar perhotelan sangat terpukul akibat pandemi covid-19, baik karena kegiatan industri MICE yang sangat menurun, juga karena industri pariwisata international dan domestik yang merosot tajam.

Hal ini menyebabkan turunnya tingkat hunian hotel berbintang, menjadi 30-40%. Sehingga sektor perhotelan masih memerlukan waktu 2-3 tahun lagi untuk pulih.

Kedua, pasar perkantoran baik di lokasi primer segitiga emas ( CBD) dan dilokasi sekunder ( non CBD), mengalami hal serupa, sebagai akibat perampingan usaha, dan penundaan ekspansi bisnis, mengakibatkan tingkat penghunian perkantoran menurun menjadi 70-75 %. Sehingga mengakibatkan harga sewa dan harga jual perkantoran yang menurun. Dengan kata lain, sektor perkantoran masih memerlukan waktu 3 tahun lagi untuk pulih, seperti sebelum covid-19 melanda.

Ketiga, sektor ritel juga tidak luput dari penurunan tingkat hunian. Tingkat hunian pusat perbelanjaan modern seperti shopping mall dan trade center juga menurun menjadi 60-70%.

pertumbuhan sektor properti tahun 2021 2

Beliau juga menambahkan tahun 2021, pasar apartemen dan landed house akan naik hampir dua kali lipat lebih, dibandingkan dengan tahun 2020, menjadi sekitar 50 Triliun.

“Realisasi kapitalisasi penjualan pasar landed house dan apartemen pada Thn 2020 (sampai dengan akhir tahun ini), hanya 21 Triliun merosot hampir 65% dibandingkan dengan tahun 2019 (60 Triliun).” ujarnya.

“Dengan syarat bahwa proses pengadaan dan pelaksanaan vaksinasi tahap pertama, yg dimulai dari bulan januari sampai dengan maret 2021 berjalan sesuai rencana. Dan demikian pula tahap kedua april 2021 sampai dengan maret 2022, berjalan mulus.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *