VAKSIN DIHARAPKAN MAMPU MEMBUAT PROPERTI BANGKIT KEMBALI

Share

[Sassy_Social_Share type="floating"]

Pandemi Corona yang melanda Dunia dan masuk ke Indonesia sejak pertengahan maret telah membuat sejumlah bisnis lesu, begitu pula dengan sektor properti. Saat ini, dunia usaha sangat berharap dengan adanya vaksin Corona yang sudah mulai di distribusikan Januari 2021 ini.

Lantas, apakah sektor properti kembali bergeliat dengan adanya vaksin?
Menurut Pakar Properti Panangian Simanungkalit, lancarnya pelaksanaan Program vaksinasi yang sudah dicanangkan oleh pemerintah dalam satu tahun mulai dari saat ini, akan membawa angin segar bagi para pengembang properti di indonesia. 


Karena dengan mulusnya pelaksanaan vaksinasi hingga mencapai 70% lebih penduduk atau 181 jt penduduk indonesia, maka secara berangsur-angsur, pergerakan orang dan barang akan semakin lancar, sehingga pemulihan perekonomian pun akan bisa berlangsung secara bertahap pada tahun ini. 


“Dari pertumbuhan minus 2,1% pada tahun lalu, maka bisa pulih menjadi sekitar 4% pada tahun ini.  Dengan begitu, diharapkan penjualan rumah pun akan mulai meningkat pada tahun ini, dibandingkan dengan tahun lalu.” ungkapnya saat ditemui, Senin 8/2/2021.


Beliau juga mengemukakan bahwa para pembeli rumah yang baru pertama kali ( first time buyer ), akan mulai marak pada tahun ini. Terutama mereka yang membutuhkan rumah untuk dihuni sendiri (end-user). 


Para end-user ini tidak merasa perlu menunggu sampai 70% dari penduduk indonesia harus divaksin, baru mereka membeli rumah. Mengapa? Karena bagi mereka ini yang terpenting tingkat suku bunga KPR sedang turun. Dan harga rumah yang mereka cari terjangkau dengan daya beli mereka. 


“Pertanyaannya apakah secara otomatis para investor properti akan ikut meramaikan pasar properti? Menurut pendapat saya belum. Para investor properti baru akan masuk ke pasar apabila herd immunity di masyarakat sudah terjadi atau dengan kata lain, 70% dari penduduk indonesia sudah selesai di vaksin, sehingga diharapkan pasar properti akan mulai meningkat secara signifikan.”


“Mengenai Faktor lain yang akan meningkatkan investasi properti selain proses vaksinasi sepertinya tidak ada lagi.Karena tingkat suku bunga juga sekarang sedang turun. Jadi cukup kondusif dari sisi investasi. Yang penting selesai dulu proses vaksinasi.” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *