fbpx

Ekonomi Goyang, Adakah Dampak Corona Terhadap Properti?

Share

[Ekonomi Goyang, Adakah Dampak Corona Terhadap Properti?]

Panangian School of Property – Dunia digemparkan oleh virus yang dapat menyebabkan kematian. Virus yang berasal dari Tiongkok ini adalah Virus Corona atau COVID-19. Kini, virus corona telah masuk ke Indonesia. Sehingga menimbulkan rasa cemas dan takut dari masyarakat Indonesia akan virus itu.

Presiden RI Joko Widodo telah mengeluarkan pernyataan resminya terkait virus corona yang sudah masuk ke Indonesia. Tidak lama kemudian, COVID-19 ini mulai menimbulkan dampak bukan hanya kepada tubuh manusia, akan tetapi berdampak pada ekonomi Indonesia. Lalu bagaimana dengan sektor properti?

Virus corona ini tengah membuat masyarakat takut untuk keluar rumah, jadi berkurangnya aktifitas ekonomi diluar rumah. Sektor properti sangat bergantung pada ekonomi. Dengan adanya virus corona, sektor properti akan ikut terdampak. Menurut pakar properti yaitu Panangian Simanungkalit “Imbas negatifnya terhadap bisnis properti tentu ada, tapi tidak terlalu besar”. (6/3/2020)

Dampak yang tidak terlalu besar ini disebabkan oleh adanya demand yang cukup besar. “Permintaan yang masih tinggi dari sektor properti di Indonesia sebagian besar kan sub sektor perumahan kelas menangah kebawah.” Jelas Founder Panangian School of Property saat diwawancara.

“Lagi pula pemerintah sudah memutuskan untuk menambah alokasi APBN sekitar 1,5 T untuk perbesar daya serap perumahan subsidi. Itulah faktor yang membuat properti tidak terlalu besar dampak dari virus corona” tambah pakar properti terkemuka itu.

Mengurangi aktifitas diluar rumah bukan berarti hanya berdiam diri. Faktor kebutuhan akan membuat masyarakat harus keluar dari rumah. Tingginya permintaan properti rumah didorong dengan jumlah penduduk Indonesia yang saat ini masih belum memiliki hunian rumah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *