fbpx

Inilah Sebab Dari Bangkitnya Bisnis Properti!

Share

[Inilah Asbab Dari Bangkitnya Bisnis Properti!]

Panangian School of Property – Diawal tahun ini (2020), investasi ataupun bisnis dibidang properti mendapatkan angin segar dan siap bangkit kembali. Pasalnya, sektor properti sudah hampir 6 tahun mengalami gejolak dan bahkan penurunan.

Nah, saat ini properti sedang mengalami pertumbuhan hingga beberapa tahun kedepan. Pertumbuhan atau kenaikan dari sektor ini berpengaruh dari adanya beberapa factor. Panangian Simanungkalit sebagai pakar properti mengungkapkan “tahun 2020 Tuhan mengizinkan properti untuk bangkit yang tentunya Tuhan juga menciptakan sebab naiknya properti hingga tahun 2024” jelasnya saat di wawancara (14/02/2020).

Menurut Panangian Simanungkalit “Ada beberapa factor yang menyebabkan ramainya bisnis properti. Pertama siklusnya sudah mulai naik, kedua adalah mendukungnya fasilitas, dan yang ketiga yaitu kebijakan dari BI repo rate”.

  • Faktor Siklus

Sektor properti memiliki siklus yaitu, up trend dan down trend. Sudah hampir 6 tahun  dunia properti berada di siklus bawah. Hingga akhirnya mengalami stagnan bahkan penurunan di pasar properti. Kini, properti sedang memasuki siklus up trend pada awal tahun ini.

  • Faktor Fasilitas

Selain dari siklus, fasilitas umum yang layak dan memadai menjadi faktor penyebab properti menjadi menggairahkan. Mulai dari jalan, kendaraan umum dan fasilitas lainnya yang mendukung bangkitnya sektor properti.

  • Faktor Kebijakan

Pada tahun lalu Bank Indonesia telah menurunkan bunga sebanyak 3x. Hal itu akan mempermudah munculnya transaksi atas properti. Bukan hanya itu, Down Payment-nya (DP) pun BI telah menetapkan sebesar 10% dari sebelumnya 15% dari harga properti. Semakin banyak adanya transaksi untuk properti, investasi properti semakin diatas angin.

Tiga hal itulah yang menjadi penyebab bisnis properti bangkit. Maka dari itu, perlu adanya respon cepat untuk menangkap peluang emas ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *