fbpx

Konsep Pembangunan Ibukota Baru Buat Developer/Investor Properti Dilema

Share

Panangian School of Property – Gonjang-ganjing pemindahan Ibukota negara Indonesia sudah santer terdengar di media-media. Pulau Kalimantan menjadi tempat bernaungnya ibukota dari negara kita. Dalam keterangan pers 30 Juli 2019 kemarin, Presiden Jokowi menuturkan bahwa “Ibukota pindah ke Kalimantan.”

Dengan munculnya rencana pemindahan ibukota, hal  ini merupakan sebuah peluang emas harus dimanfaatkan terutama bagi para investor dan developer properti. Mereka (investor & developer) sedang  mempersiapkan diri untuk menyambut peluang besar ini. Tetapi, mereka masih menahan diri akibat belum diputuskannya oleh pemerintah untuk lokasi ibukota baru.

Presiden Indonesia yang ke 7 menginginkan pemindahan ibukota RI mengusung konsep smart, green, beautiful, sustainable, berstandar internasional, dan memiliki tata pemerintahan yang efisien. Dengan konsep yang diusung, para developer dan investor properti pun harus menyesuaikan bangunannya dengan tema. Hal yang menjadi sorotan bagi pengusaha sektor properti adalah bangunan hijau.

Bangunan hijau atau green building untuk dikawasan ibukota baru, tentu sangat cocok dengan konsep yang canangkan oleh pemerintah. “Apalagi green building juga bisa menambah nilai properti itu. Namun yang disayangkan oleh para investor ataupun developer, bangunan itu memakan biaya yang cukup mahal. Sehingga hal ini sulit diterapkan untuk bangunan kelas menengah” jelas Panangian Simanungkalit

Sebagai pakar terkemuka di Indonesia, Panangian Simanungkalit menurunkan ilmu kepakarannya kepada murid-murid di sekolah properti yang didirikannya yaitu Panangian School of Property (PSP). Dengan banyaknya alumni yang berkualitas menjadikan PSP sekolah properti terbaik di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *