Panangian : Jelas Sudah Masa Depan Properti di Kabinet Jilid 2

Share

[Sassy_Social_Share type="floating"]

[Panangian : Jelas Sudah Masa Depan Properti di Kabinet Jilid 2]

Panangian School of Property – Pada Rabu kemarin (23/10/2019) Presiden Republik Indonesia Joko Widodo telah mengumumkan dan juga melantik para menteri di kabinet barunya. Kabinet baru di periode ke 2-nya Jokowi yang dinamakan Indonesia Maju, tak serta merta semua menteri dengan wajah baru.

Dalam pelantikan yang diselenggarakan  di Istana Negara, memang ada beberapa wajah baru dari kalangan profesional. Ada juga wajah lama dari kalangan politikus, serta ada 7 menteri yang kembali menjabat di 2019/2024.

7 menteri ini dipertahankan oleh orang nomer satu di Indonesia dengan jabatan yang sama. Salah satunya adalah Basuki Hadimuljono yang kembali mengemban amanah jadi Menteri PUPR. Beragam prestasi yang diraihnya pada periode kemarin dan program yang berkelanjutannya, membuat Basuki kembali dilantik di Istana Negara.

Dari pelantikan tersebut, menuai banyak tanggapan dan komentar dari cara Jokowi menutup pemerintahan di jilid I dan membuka di jilid ke 2-nya. Salah satu komentar atau tanggapan datang dari pakar properti terkemuka di Indonesia, yaitu Panangian Simanungkalit. “Cara Pak Jokowi menutup kabinet jilid cukup “cantik” untuk sektor properti, meskipun siklusnya sedang turun pada 5 tahun lalu saat ia menjabat” tutur Panangian.

“Pada jilid 2 ini sebenarnya Jokowi tinggal melanjutkan program yang belum rampung atau melanjutkannya dari jilid 1, terutama pada sektor properti. Apalagi kementerian PUPR dipegang oleh orang yang sama pada periode kemarin, yaitu Pak Basuki. Jadi, sudah tahu harus melakukan apalagi untuk sektor properti. Semakin jelas sudah arah dan masa depan dari sektor properti” tambahnya.

Tahun 2014 -2018 diketahui pertumbuhan properti sangatlah mengecewakan, akibat dari boming tahun 2013 hingga terjadinya over supply. Tahun 2019 akan menjadi kebangkitan dari dunia properti karena siklusnya mulai naik. Pakar properti terkemuka di Indonesia pun telah mengungkapkan bahwa “2019 adalah tahun kebangkitan dunia properti. Karena siklusnya mulai naik keatas”. Hal ini juga didukung oleh kebijakan pemerintah periode sebelumnya yang menurunkan suku bunga, pemindahan ibukota negara dll. Itulah yang membuat properti semakin di gandrungi.”

Founder Sekolah Properti Terbaik di Indonesia (Panangian Simanungkalit) memberikan pesan terhadap investor dan developer. Terutama bagi baru terjun ke bisnis properti. Ia khawatir akan terjadinya over supply kembali seperti tahun 2013 lalu.

“Hati-hati, kejadian tahun 2013 lalu harus dihindari. Karena akan membuat pasar properti hancur seketika.” ungkap kegelisahan Founder Panangian School of Property. Maka dari itu, Investor dan developer properti harus bisa menganalisa, memprediksi dan mengeksekusi kesempatan yang baik ini dengan belajar dari ahlinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *