Properti Turun Sri Mulyani Kecewa, Padahal Siklusnya Lagi di Bawah

Share

[Sassy_Social_Share type="floating"]

[Properti Turun Sri Mulyani Kecewa, Padahal Siklusnya Lagi di Bawah]

Panangian School of Property – Ibu Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan rasa kekecewaannya terhadap sektor properti. Pasalnya, menurut Sri Mulyani industri properti hanya tumbuh 3,5% dalam 5 tahun terakhir.

“Kinerjanya sektor ini lima tahun terakhir constantly di bawah pertumbuhan ekonomi nasional. Ini PR-nya, mereka cuma sekitar 3,5%,” ucap Sri Mulyani yang dilansir dalam portal berita detik[dot]com. (18/09/2019)

Karena kecewa, kini sektor properti menjadi sorotan bagi mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia. Sehingga sektor properti tidak lagi lambat laju pertumbuhannya.

Sementara itu, pakar properti terkemuka di Indonesia (Panangian Simanungkalit) pun angkat bicara dalam merespon kekecewaannya Sri Mulyani. “Secara alami, properti itu memiliki siklus. Nah, tahun 2018 memang siklus properti sedang berada di dibawah sejak tahun 2014. Jadi, bukan karena kinerjanya kurang memiliki daya greget, tapi memang karen siklusnya lagi dibawah” jelas Panangian saat diwawancarai di Panangian School of Property.

Penasihat BPPN pada zaman Soeharto ini menganggap respon Sri Mulyani itu wajar. ” yyaa wajar saja jika kecewa. Karena ia merasa pertumbuhannya dirasa lambat. Tapi kalo menurut saya itu karena siklusnya. berbeda jauh pada tahun 2013 yang lalu. Tahun itu properti lagi booming” lanjut Panangian.

Perbedaan pendapat ini dimaklumi oleh pendiri Sekolah Properti Terbaik di Indonesia (Panangian School of Property) yaitu Panangian Simanungkalit. Namun, seorang pakar properti ini seolah memberikan pertanyaan balik kepada Menteri Keuangan. “Jika keadaan seperti ini, dan membuat kecewa. Apa langkah dari pemerintah ketika properti berada disiklus bawah?” tanya Panangian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *